Obesitas

OBESITAS / KEGEMUKAN

Obesitas suatu keadaan fisiologik dimana lemak yang berlebihan tersimpan dalam jaringan tubuh. Dalam praktek diagnosa klinis obesitas ditegakkan bilamana berat badan 10 kg melebihi berat badan ideal.
Penyebab terjadinya :
• Faktor susunan syaraf pusat
• Faktor psikosomatis
• Faktor metabolisme
• Faktor genetik
• Faktor hormonal
Dalam terapi dengan tujuan menurunkan berat badan, umumnya dianjurkan diet dan diberi obat untuk menekan nafsu makan. Cara pengobatan itu sering tanpa hasil, bahkan obat penekan nafsu makan sering mendatangkan efek samping seperti insomnia, sakit kepala, mudah gugup, mulut kering, dan timbulnya reaksi ketergantungan obat.
Dalam pencarian cara terapi yang aman dan ideal, para ahli terus-menerus melakukan riset memecahkan problema khronis ini. Dan akupunktur telah melangkah ke dalam bidang pengurangan berat badan dengan akupunktur telinganya.
Berbagai laporan hasil riset telah dikemukakan para dokter ahli akupunktur dunia, dinyatakan oleh mereka bahwa akupunktur telinga dalam penurunan berat badan mempunyai efek yang baik, sekalipun dalam beberapa laporan disebutkan bahwa diet masih dibutuhkan.
Dari sekian banyak titik akupunktur telinga yang digunakan, titik lapar (T 18) adalah paling efektif. Dan jenis jarum yang digunakan adalah jarum telinga (press needle). Jarum telinga yang steril ditusukkan pada titik terpilih dengan penekanan, lalu direkat dengan plester. Follow – up satu minggu sekali untuk evaluasi respond subyektif daripada pengurangan lapar dan respond obyektif dari penurunan berat badan.
Penderita diminta untuk merangsang jarum selama 2-3 menit pada saat terasa lapar, setengah jam sebelum makan atau tiga kali sehari. Lama terapi 6-8 mingu.
Reaksi yang timbul atas rangsangan penjaruman ini adalah tahan lapar. Dinyatakan oleh B.G. Cox Jr. bahwa rangsangan jarum pada telinga merangsang ramus auricularis n. vagus, lalu rangsangan itu melalui n. vagus disalurkan ke cabang-cabangnya yang lain, sehingga mempengaruhi saluran gastrointestinal bagian atas : kontraksi otot di tekan, maka timbul keadaan lambung yang tenang, rasa lapar yang berkurang dan nafsu makan yang berkurang pula.

Berikut titik pemijatannya :
- Menurut R.M Giller
Titik lapar (T 18)
Titik paru-paru (T 101)
Titik lambung (T 87)

- Menurut B.G. Cox Jr.
Titik mulut (T 84) sebagai titik utama
Titik lambung (T 87)
Titik oesophagus (T85) sebagai titik tambahan

- Menurut B. H. S. Lau
Titik mulut (T 84)
Titik lambung (T 87)
Titik oesophagus (T 85)
Titik paru-paru (T 101)

Titik lapar (T 18)
Titik haus (T 17)
Titik limpa (T 98)
Titik hati (T 97)
Setiap kali dipilih 3 titik, dua buah pada satu telinga dan yang satu lagi pada telinga lain

- Menurut L.L. Sacks
Titik lambung (T 87) dengan menggunakan staplepuncture

Hasil yang dilaporkan pada umumnya adalah baik, misalnya L.L. Sacks mengemukakan data : dari 1030 kasus hasil yang memuaskan 828 kasus. Sedangkan B.G. Cox Jr. memberi data sebagai berikut : dari 802 kasus, 594 kasus memberi hasil penurunan berat badan.